JUDUL MAKSIMAL 14 KATA, HURUF TIME NEW ROMAN 12, DICETAK TEBAL

 

Penulis Pertama

(Universitas A, Fakultas B, Program studi C)

Penulis Kedua

(Politeknik X, Program Studi Y)

Penulis Ketiga

(Sekolah Tinggi Kesehatan R, Jurusan S)

 

Alamat e-mail:

 

ABSTRAK

Tuliskan abstrak dengan spasi satu, dalam satu alinea saja, dengan indentasi 0 cm dari margin kiri. Jumlah maksimum abstrak adalah 250 kata. Jangan lupa menuliskan 2-6 kata kunci di bawah abstrak. Tuliskan abstrak dengan spasi satu, dalam satu alinea saja, dengan indentasi 0 cm dari margin kiri. Jumlah maksimum abstrak adalah 250 kata. Jangan lupa menuliskan 2-6 kata kunci di bawah abstrak. Tuliskan abstrak dengan spasi satu, dalam satu alinea saja, dengan indentasi 0 cm dari margin kiri. Jumlah maksimum abstrak adalah 250 kata. Jangan lupa menuliskan 2-6 kata kunci di bawah abstrak. Tuliskan abstrak dengan spasi satu, dalam satu alinea saja, dengan indentasi 0 cm dari margin kiri. Jumlah maksimum abstrak adalah 250 kata. Jangan lupa menuliskan 2-6 kata kunci di bawah abstrak. Tuliskan abstrak dengan spasi satu, dalam satu alinea saja, dengan indentasi 0 cm dari margin kiri.

Kata kunci;

Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, Kelima, Keenam

 

PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Naskah ditulis pada kertas berkuran A4 dengan seluruh margin 3 cm, badan naskah adalah 1 kolom. Judul bagian menggunakan HURUF KAPITAL DICETAK TEBAL pada posisi di tengah (lihat contoh), sedangkan judul sub bagian ditulis dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama, juga dicetak tebal dan pada posisi di tengah (lihat contoh). Jarak antara judul bagian atau judul sub bagian dengan paragraf adalah 1 spasi.

Tuliskan latar belakang hingga kesimpulan paragraf-paragraf dengan spasi 1. Setiap awal paragraf menggunakan indentasi 1 cm dari margin kiri. Huruf yang digunakan adalah Time New Roman spasi 1. Sitasi menggunakan nama belakang penulis, tahun. Contoh nama penulis Heru Santoso Wahito Nugroho pada tahun 2010, maka penulisannya (Nugroho, 2010). Jika tidak ditampilkan di belakang uraian, maka penulisannya nama penulis (tahun). Misalnya, Nugroho (2010) menjelaskan bahwa cara menulis artikel harus mengikuti petunjuk dari penerbit. Ini berlaku untuk seluruh bagian artikel.

Jika dipandang perlu bagian pendahuluan dapat dibagi menjadi beberapa sub bagian misalnya latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian; namun ini tidak menjadi keharusan. Jika harus dibagi menjadi beberapa sub bagian, maka setiap judul sub bagian ditulis pada posisi tengah dan dicetak tebal (lihat contoh sub judul latar belakang di atas).

 

Tujuan Penelitian

Cara penulisan tujuan menyesuaikan. Pada sub bagian ini yang disampaikan adalah hanya tujuan-tujuan khusus penelitian. Jika perlu dapat disusun sub-sub bagian lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas.

METODE PENELITIAN

Cara penulisan metode penelitian menyesuaikan. Bagian ini ditulis dalam satu paragraf atau lebih, tanpa menggunakan sub-sub bagian.

HASIL PENELITIAN

Cara penulisan hasil penelitian menyesuaikan. Bagian ini boleh ditulis menggunakan atau tanpa menggunakan sub bagian, menyesuaikan dengan volume hasil penelitian yang akan disajikan. Jika menggunakan tabel, maka judul tabel diletakkan di atas tabel. Tabel dan judul tabel ditulis pada posisi di tengah, sebagaimana contoh di bawah. Judul ditulis secara berurutan mulai dari Tabel 1, Tabel 2, tabel 3, dan seterusnya; tanpa memandang tabel tersebut berada pada bagian manapun. Kalau digunakan tabel dari salah satu sumber, maka sumber ditulis di bawah judul tabel (lihat contoh).

 

Tabel 1 Distribusi Perkembangan Anak Prasekolah

di Desa X, Kecamatan Y, Kabupaten Z pada Tahun 2016

Sumber: Nugroho (2010)

 

No

Perkembangan Anak

Frekuensi

Persentase

 

 

 

 

 

Jika menggunakan gambar (termasuk gambar grafis, foto, bagan, dan sebagainya), maka judul gambar diletakkan di bawah gambar. Gambar dan judul gambar ditulis pada posisi di tengah, sebagaimana contoh di bawah. Judul ditulis secara berurutan mulai dari Gambar 1, Gambar 2, Gambrar 3, dan seterusnya; tanpa memandang gambar tersebut berada pada bagian manapun. Kalau digunakan gambar dari salah satu sumber, maka sumber ditulis di bawah judul gambar (lihat contoh).

 

Gambar 1. Kubus Sebagai Media Stimulasi Perkembangan Motorik Halus

Sumber: Nugroho (2010)

 

PEMBAHASAN

 

Cara penulisan pembahasan menyesuaikan. Perlu diusahakan agar tidak mengulang penulisan hasil penelitian, namun lebih difokuskan dengan opini penulis serta perbandingan antara hasil penelitian dengan hasil-hasil penelitian terdahulu dan referensi lain, serta implikasinya. Diharapkan pembahasan tidak dibagi menjadi sub-sub bagian.

KESIMPULAN

Cara penulisan kesimpulan menyesuaikan. Diharapkan penulisan kesimpulan tidak menggunakan penomoran, tetapi ditulis dalam paragraf biasa. Jika diperlukan, bisa ditulis saran atau rekomendasi di bawah kesimpulan.

DAFTAR PUSTAKA

Nugroho, H. S. W., 2010. Judul Buku Judul Buku Judul Buku Judul Buku Judul Buku Judul Buku Judul Buku Judul Buku. Kota: Nama Penerbit.

Suparji, 2010. Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal Judul Artikel Jurnal. Nama Jurnal. Vol. 20, No. 2, pp. 23-35.

Cara penulisan daftar pustaka menggunakan indentasi menggantung 1 cm, yang mengacu kepada Harvard Style, sesuai dengan contoh di atas. Sebaiknya penulis merujuk pada pedoman penulisan daftar pustaka menggunakan Harvard Style.