Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Prasekolah

Authors

  • alsri windra doni poltekkes kemenkes padang

Keywords:

pola asuh, pertumbuhan, perkembangan

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak balita dan prasekolah di Indonesia mencapai 75,82%. Sedangkan  Provinsi Sumatera Barat sebesar 71,11%. dan untuk Kota Padang adalah 90% dengan jumlah penyimpangan 10,4%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia pra sekolah  (3-6 tahun). Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dan anak prasekolah yang ada di Kelurahan Lambung Bukit Kecamatan Pauh Padang sebanyak 142 orang. Jumlah sampel sebanyak 58 orang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan KPSP. Pengolahan data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat didapatkan 54,7% pola asuh orangtua kurang baik, 45,3% pertumbuhan anak kurus, 48,4% perkembangan anak tidak sesuai. Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan pola asuh orang tua dengan pertumbuhan p = 0,018 dan perkembangan p=0,00). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pola asuh orang tua dengan pertumbuhan dan perkembangan. Saran supaya ada perubahan pola asuh orang tua ke arah yang lebih baik dan bagi petugas kesehatan untuk mensosialisasikan stimulasi deteksi perkembangan anak.

References

Ali, K. (2003). Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. https://doi.org/10.1017/S0007114514003195

Cahyaningsih. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: TIM.

Depkes RI. (2012). . Program Bina Keluarga Balita (BYB). Jakarta.

Depkes RI. (2014). Deteksi Dini Tumbuh Kembang. Jakarta.

Dinas Kesehatan Kota Padang. (2017). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2017. Dinas Kesehatan Kota Padang.

Dinkes Sumatera Barat. (2016). Profil Kesehatan Propinsi Sumatera Barat. Padang.

Drew. (2006). Ketika Anak Sulit Diatur : Panduan Orang Tua UntukMengubah Masalah Perilaku Anak. Bandung: PT. Mizan Utama.

Hidayat. (2008). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan Buku 1. Jakarta: Salemba Medika.

Ismira. (2008). Mengenal Bentuk Pola Asuh Orang Tua. Kabarindonesia.Com. Retrieved from http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=13&dn=20080706135419

Jaz, & Meta. (2004). Hubungan antara pola asuh dengan perkembangan bahasa pada anak usia 1-3 tahun di Desa Sukolilo Pati. Kudus.

Lasiyati. (2012). Hubungan pola asuh orang tua dengan pertumbuhan dan perkembangan personal sosial, motorik dan bahasa anak prasekolah di Paud Al-Hidayah Mojokerto.

Setiwati. (2013). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah ( 4-6 ) Tahun di TK Rhodhatul Banat Cimahi. Jurnal Penelitian Kesehatan.

Suwono. (2008). Pola Asuh Orangtua. Http://Ksubho.Multiply.Com./Journal/Item/6. (18 September 2017). Retrieved from http://ksubho.multiply.com./journal/item/6

Tarmudji. (2011). Hubungan pola asuh orang tua dengan agresivitas. JurnalPenelitian .Http://Www.Epsikologi.Com/Dewasa/160502.

Wahini. (12AD). Mengoptimalkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Wibowo. (2012). Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Windiani, I. G. A. T., & Soetjiningsih, S. (2016). Prevalensi dan Faktor Risiko Enuresis pada A nak Taman Kanak-Kanak di Kotamadya Denpasar. Sari Pediatri. https://doi.org/10.14238/sp10.3.2008.151-7

Published

2020-03-03