Komunikasi Risiko Dalam Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Suraji Heri Prasetiyo(1), Pawito Pawito(2), Likha Sari Anggreni(3)
(1) Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia ,
(2) Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia ,
(3) Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia

Abstract

Kebijakan pemerintah untuk menyebarkan nyamuk ber-Wolbachia sebagai upaya upaya pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menimbulkan kekhawatiran pada sebagian masyarakat, sehingga program pengendalian penyakit berbasis teknologi seperti pelepasan nyamuk ber-Wolbachia menuntut strategi komunikasi risiko yang efektif agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Komunikasi yang efektif sangat penting dalam merespon kekhawatiran publik, meningkatkan penerimaan, dan memastikan keberhasilan sebuah program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi risiko dalam implementasi program nyamuk ber-Wolbachia serta mengkaji persepsi masyarakat terhadap inovasi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 12 informan dalam 3 kelompok diskusi, kemudian dianalisis secara tematik dengan merujuk pada teori komunikasi risiko Covello dan Sandman yang menekankan pentingnya kepercayaan, kejelasan informasi, dan keterlibatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Persepsi publik dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap otoritas, pemahaman terhadap informasi, dan pengetahuan awal tentang teknologi nyamuk ber-Wolbachia sebagai sebuah metode pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 2). Ditemukan pula adanya kekhawatiran dan kesalahpahaman terkait dampak lingkungan dan kesehatan, yang menegaskan perlunya pendekatan komunikasi yang lebih transparan dan partisipatif yang melibatkan masyarakat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model komunikasi kesehatan yang adaptif dan relevan untuk mendukung keberhasilan program pengendalian penyakit berbasis inovasi

Full text article

Generated from XML file

Authors

Suraji Heri Prasetiyo
[email protected] (Primary Contact)
Pawito Pawito
Likha Sari Anggreni
Copyright and license info is not available

Article Details