Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Wilayah Pesisir: Studi Korelasi
Abstract
Kebakaran sering terjadi di Kota Tarakan, terutama di wilayah yang padat penduduk. Penyebab utama kebakaran di wilayah tersebut sering kali terkait dengan kebiasaan masyarakat. Hal ini menunjukkan tingginya risiko kebakaran di wilayah pesisir Kota Tarakan yang padat penduduk, sehingga memerlukan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran di wilayah pesisir Kota Tarakan yang padat penduduk. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah populasi 144 orang dan sampel 106 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 73 orang (68,9%), dan sebagian besar memiliki sikap positif yaitu sebanyak 78 orang (73,6%). Selain itu, sebagian besar kesiapsiagaan responden berada pada kategori siap yaitu sebanyak 64 orang (60,4%). Hasil uji gamma menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran. Studi ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan, semakin siap masyarakat, dan semakin positif sikap, semakin siap pula masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran.