Membandingkan Pengaruh Ketahanan Pangan Terhadap Morbiditas di Pulau Kalimantan dan Sulawesi
Abstract
Menjaga kecukupan konsumsi pangan sangat penting untuk dapat hidup sehat dan produktif. Penelitian ini menawarkan bukti yang menjelaskan pengaruh ketidakcukupan konsumsi pangan dengan tambahan variabel penjelas seperti pertumbuhan PDB per kapita, pendidikan, akses hunian layak, merokok, dan unmet need pelayanan kesehatan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Indonesia tahun 2017-2024. Bukti yang menarik menjelaskan ketidakcukupan konsumsi pangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Pertumbuhan PDB per kapita berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Variabel pendidikan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan berpengaruh signifikan di Pulau Sulawesi. Akses hunian layak berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan merokok berpengaruh positif dan signifikan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan Sulawesi Unmet need pelayanan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap morbiditas di Pulau Kalimantan dan tidak berpengaruh signifikan di Pulau Sulawesi.